Basoeki Abdullah

Mitra Seni dan Hiburan. Sumber Informasi Seni dan Hiburan Berbahasa Indonesia. GMT:2012-05-21 06:13:59.

Images IconHalaman ini berisi daftar gambar mengenai basoeki abdullah yang dikumpulkan dari berbagai sumber di internet, disediakan oleh Mitra Seni dan Hiburan dengan menggunakan teknologi Google Penelusuran Ubahsuaian. Kami persilakan anda untuk berkunjung pula ke halaman yang (mungkin) terkait dengan basoeki abdullah:

Tentang Basoeki Abdullah

Basoeki Abdullah
Basoeki Abdullah (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 25 Januari 1915 – meninggal 5 November 1993 pada umur 78 tahun) adalah salah seorang maestro pelukis Indonesia. Ia dikenal sebagai pelukis aliran realis dan naturalis. Ia pernah diangkat menjadi pelukis resmi Istana Merdeka Jakarta dan karya-karyanya menghiasi istana-istana negara dan kepresidenan Indonesia, disamping menjadi barang koleksi dari berbagai penjuru dunia.

Masa muda

Bakat melukisnya terwarisi dari ayahnya Abdullah Surio Subroto yang juga seorang pelukis dan penari. Sedangkan kakeknya adalah seorang tokoh Pergerakan Kebangkitan Nasional Indonesia pada awal tahun 1900-an yaitu Doktor Wahidin Sudirohusodo. Sejak umur 4 tahun Basoeki Abdullah mulai gemar melukis beberapa tokoh terkenal diantaranya Mahatma Gandhi, Rabindranath Tagore, Yesus Kristus dan Krishnamurti.
Pendidikan formal Basoeki Abdullah diperoleh di HIS Katolik dan Mulo Katolik di Solo. Berkat bantuan Pastur Koch SJ, Basoeki Abdullah pada tahun 1933 memperoleh beasiswa untuk belajar di Akademik Seni Rupa (Academie Voor Beeldende Kunsten) di Den Haag, Belanda, dan menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun dengan meraih penghargaan Sertifikat Royal International of Art (RIA).

Aktivitas

Lukisan "Kakak dan Adik" karya Basoeki Abdullah (1978). Kini disimpan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.
Lukisan "Balinese Beauty" karya Basoeki Abdullah yang terjual di tempat pelelangan Christie's di Singapura pada tahun 1996.
Pada masa Pemerintahan Jepang, Basoeki Abdullah bergabung dalam Gerakan Poetra atau Pusat Tenaga Rakyat yang dibentuk pada tanggal 19 Maret 1943. Di dalam Gerakan Poetra ini Basoeki Abdullah mendapat tugas mengajar seni lukis. Murid-muridnya antara lain Kusnadi (pelukis dan kritikus seni rupa Indonesia) dan Zaini (pelukis impresionisme). Selain organisasi Poetra, Basoeki Abdullah juga aktif dalam Keimin Bunka Sidhosjo (sebuah Pusat Kebudayaan milik pemerintah Jepang) bersama-sama Affandi, S. Sudjoyono, Otto Djaya dan Basoeki Resobawo.
Di masa revolusi Bosoeki Abdullah tidak berada di tanah air yang sampai sekarang belum jelas apa yang melatarbelakangi hal tersebut. Jelasnya pada tanggal 6 September 1948 bertempat di Belanda Amsterdam sewaktu penobatan Ratu Yuliana dimana diadakan sayembara melukis, Basoeki Abdullah berhasil mengalahkan 87 pelukis Eropa dan berhasil keluar sebagai pemenang.
Sejak itu pula dunia mulai mengenal Basoeki Abdullah, putera Indonesia yang mengharumkan nama Indonesia. Selama di negeri Belanda Basoeki Abdullah sering kali berkeliling Eropa dan berkesempatan pula memperdalam seni lukis dengan menjelajahi Italia dan Perancis dimana banyak bermukim para pelukis dengan reputasi dunia.
Basoeki Abdullah terkenal sebagai seorang pelukis potret, terutama melukis wanita-wanita cantik, keluarga kerajaan dan kepala negara yang cenderung mempercantik atau memperindah seseorang ketimbang wajah aslinya. Selain sebagai pelukis potret yang ulung, diapun melukis pemandangan alam, fauna, flora, tema-tema perjuangan, pembangunan dan sebagainya.
Basoeki Abdullah banyak mengadakan pameran tunggal baik di dalam negeri maupun di luar negeri, antara lain karyanya pernah dipamerkan di Bangkok (Thailand), Malaysia, Jepang, Belanda, Inggris, Portugal dan negara-negara lain. Lebih kurang 22 negara yang memiliki karya lukisan Basoeki Abdullah. Hampir sebagian hidupnya dihabiskan di luar negeri diantaranya beberapa tahun menetap di Thailand dan diangkat sebagai pelukis Istana Merdeka dan sejak tahun 1974 Basoeki Abdullah menetap di Jakarta.

Kehidupan Pribadi

Basoeki Abdullah selain seorang pelukis juga pandai menari dan sering tampil dengan tarian wayang orang sebagai Rahwana atau Hanoman. Ia tidak hanya menguasai soal kewayangan, budaya Jawa di mana ia berasal tetapi juga menggemari komposisi-kompasisi Franz Schubert, Beethoven dan Paganini, dengan demikian wawasannya sebagai seniman luas dan tidak Jawasentris.
Basoeki Abdullah menikah empat kali. Istri pertamanya Yoshepin (orang Belanda) tetapi kemudian berpisah, mempunyai anak bernama Saraswati. Kemudian menikah lagi dengan Maya Michel (berpisah) dan So Mwang Noi (bepisah pula). Terakhir menikah dengan Nataya Narerat sampai akhir hayatnya dan mempunyai anak Cicilia Sidhawati
Basoeki Abdullah tewas dibunuh perampok di rumah kediamannya pada tanggal 5 November 1993. Jenasahnya dimakamkan di Desa Mlati, Sleman, Yogyakarta.
[Sumber: Basoeki Abdullah di Wikipedia]

Basoeki Abdullah di Mitrasites: Biografi Basoeki Abdullah - Berita Terbaru Basoeki Abdullah - Basoeki Abdullah di Media Massa - Lukisan Basoeki Abdullah - Pameran Lukisan Basoeki Abdullah.

Sumber Yang Direkomendasikan

Berikut ini beberapa sumber informasi yang terkait dengan basoeki abdullah. Informasi tersebut di seleksi secara hati-hati berdasarkan kriteria yang ketat:

Maaf, untuk sementara waktu kami tidak melayani kiriman rekomendasi.

Video YouTube

Berikut ini 10 video dari YouTube yang terkait dengan istilah basoeki abdullah:

Indonesian paintings - Zeeuws Veilinghuis
A few Indonesian paintings we sold in the past. We are specialised in auctions with paintings from the former Dutch East-Indies. We are searching for artists like: Rudolf Bonnet, Lee Man Fong, Auke Sonnega, Willem Gerard Hofker, Le Mayeur de Merpres, Gerard Pieter Adolfs, Pieter Ouborg, Hal Wichers, Affandi, Hendra Gunawan, Isaac Israëls, Basoeki Abdullah, Antonio Maria Blanco, Raden Sarief Bustaman Saleh, Miguel Covarrubias, Willem Dooyewaard, Romualdo Locatelli, Theo Meier, Walter Spies, etc.
Video Title: Indonesian paintings - Zeeuws Veilinghuis. Length: 7:01:58. View: 219
Asian Arts Exhibition|Affandi's Painting
www.we-painting.com This video is about exhibition of Oei Hong Djien Arts Museum, held on Jakarta, Indonesia, December 8-22, 2011. Oei Hong Djien is a great arts collector based in Magelang, Center of Java. His museum, Oei Hong Djien Arts Museum, was build in 1997 in Magelang, Center of Java. Until recently the museum has about 2000 art collections by Indonesian artists. In this exhibition there were 76 art works by Indonesian old master such as Affandi, Lee Man Fong, Hendra Gunawan, S Sudjojono, Basuki Abdullah, But Mochtar, Mochtar Apin, Itji Tarmizi, Dullah, and Emiria Soenassa. More information about Indonesian painting and this exhibition, please visit www.we-painting.com
Video Title: Asian Arts Exhibition|Affandi's Painting. Length: 7:01:25. View: 315
MELUKIS DEKORATIF NON FIGUR oleh Dedy Suardi
Video Title: MELUKIS DEKORATIF NON FIGUR oleh Dedy Suardi. Length: 7:04:36. View: 39
Arjuna was looking for love
Arjuna was looking for love Arjuna was looking for love, The long-lost love from his heart, Arjuna who are experiencing falling in love, Hope that her love if known idol of the heart, Arjuna be imprisoned in love, Still only think of idol of the heart, Arjuna have the temptation of love, But true love is only for the idol of the heart, Arjuna only one to love, And it is only to idol of the heart, Arjuna just be patient waiting for love, Confidence in prayer came the idol of the heart. Music: khial sha3er Art Pictures: Basoeki Abdullah Source Poums: websitekatacinta.blogspot.com
Video Title: Arjuna was looking for love. Length: 7:01:30. View: 24
100 Beautiful Women - Couture Art Paintings-
Re-Upload from YouTube
Video Title: 100 Beautiful Women - Couture Art Paintings-. Length: 7:02:53. View: 873
Pameran Seni Lukis Indonesia Periode 1940-1960.3gp
Pioneered by one of the founders of Kompas Gramedia group, PK Ojong, now has collected a number of objects of art including paintings. Day by day, the numbers continue to increase up to 600 paintings. In this exhibition will show the development of Indonesian art from 1940 to 1960 period. This period represents the third generation is the generation that its appearance accompanied by reflux landscape painters of the Dutch colonial period that appeared long ago with the appearance of painter Raden Saleh as the first generation. Culture Collection of bertarikh Bentara this era represented topnotch painters such as Affandi, Soedibio, Sudarso, S Sudjojono, Gambiranom. In addition they also displayed the works Subanto, RJ Katamsi, Sudjono Abdullah, Hendro Djasmoro, Harijadi S, Agus Djaya, Hendra Gunawan, Trubus Sudarsono, Basuki Resobowo, Basoeki Abdullah, and still some more. Januari 20 2011 BENTARA BUDAYA JAKARTA
Video Title: Pameran Seni Lukis Indonesia Periode 1940-1960.3gp. Length: 7:10:09. View: 2508
100 Women In Couture Film
Video Title: 100 Women In Couture Film. Length: 7:02:29. View: 107
100 Men In Couture Film
Video Title: 100 Men In Couture Film. Length: 7:00:29. View: 65
100 Beautiful Women - Fine Art Paintings -
Re-Upload from YouTube
Video Title: 100 Beautiful Women - Fine Art Paintings -. Length: 7:01:21. View: 152
Pameran Seni Lukis Indonesia Periode 1940-1960 part II.3gp
BB JKT akan mengadakan Pameran Koleksi Bentara Budaya dengan tema : Seni Lukis Indonesia Periode 1940-1960 ...Tanggal : 20 -- 30 Januari 2011 pukul 10.00 -- 18.00 wib Dirintis oleh salah satu pendiri kelompok Kompas Gramedia, PK Ojong, kini telah dikoleksi sejumlah benda seni termasuk juga lukisan. Kian hari, jumlahnya terus bertambah hingga 600 lukisan. Dalam pameran kali ini akan ditampilkan perkembangan seni lukis Indonesia periode 1940-1960. Periode ini merupakan generasi ketiga yaitu generasi yang kemunculannya dibarengi dengan surutnya pelukis-pelukis pemandangan masa kolonial Belanda yang muncul berselang lama dengan tampilnya pelukis Raden Saleh sebagai generasi pertama. Koleksi Bentara Budaya yang bertarikh era ini diwakili pelukis-pelukis jempolan seperti Affandi, Soedibio, Sudarso, S Sudjojono, Gambiranom. Selain mereka juga ditampilkan karya-karya Subanto, RJ Katamsi, Sudjono Abdullah, Hendro Djasmoro, Harijadi S, Agus Djaya, Hendra Gunawan, Trubus Sudarsono, Basuki Resobowo, Basoeki Abdullah, dan masih beberapa lagi.
Video Title: Pameran Seni Lukis Indonesia Periode 1940-1960 part II.3gp. Length: 7:03:59. View: 1414

Gambar Flickr

Berikut ini 10 gambar dari Flickr yang terkait dengan istilah basoeki abdullah:

abdullah-r-basoeki-basuki-1915-activity-on-an-indonesian-rive-2439164
abdullah-r-basoeki-basuki-1915-portrait-of-a-young-lady-2829959
abdullah-r-basoeki-basuki-1915-reclining-nude-1768899
abdullah-r-basoeki-basuki-1915-woman-on-a-village-road-2128408
abdullah-r-basoeki-basuki-1915-nude-1712199
BASOEKI+ABDULLAH+INDONESIAN+BOY+AND+KARBOUW
Berjemur di matahari by Basoeki Abdullah
Basoeki Abdullah. Sunset (detail)
Basoeki Abdullah. Sunset
BASOEKI ABDULLAH Fakta & Fiksi

Postingan Blog di Wordpress

Berikut ini daftar postingan blog di Wordpress yang berkategori/tag basoeki abdullah:

Render Time: 5.130 second.

Kontak Kami Kami senang mendengar pendapat anda. Gunakan form yang tersedia di halaman ini untuk menghubungi Mitra Seni dan Hiburan.

Mitra Seni dan Hiburan membantu anda menelusuri informasi mengenai seni dan hiburan: budaya, sastra, seni drama, seni tradisional, teater, dll.

Mitra Seni dan Hiburan adalah salah satu anggota keluarga dari Mitrasites yang menghadirkan cara baru dalam melakukan penelusuran internet. Pada setiap istilah yang anda telusuri, kami menyajikan sumber-sumber informasi terpilih dan tersaring, berita terbaru, posting terkini dari berbagai blog, gambar, video, percakapan real-time dari Twitter, YouTube, dan atau Flickr. Pindah dari satu bagian ke bagian yang lain dapat dilakukan dengan mudah dan tanpa harus merefresh halaman.